Event KegiatanUncategorized

Baca Cepat Hantar Peserta Jadi Pelajar Super

SURABAYA (bacacepat.com) Bagaimana sih cara baca cepat itu ? Pertanyaan dari pembaca terkait pemberitaan kabarjawatimur.com itu terjawab dengan metode yang ditemukan oleh Founder of BacaCepat WBA Speed Reading, Drs Toha Maksum,, MMPd.

Toha Maksun adalah seorang guru IPS yang mengajar di SMPN 11 yang juga menemukan tekhnik membaca dengan tangan diletakan diatas tulisan yang berada dibuku.

“Metode awal untuk bisa membaca cepat dengan tangan diletakan di tulisan yang berada dibuku, hal itu bertujuan bagi pembaca bisa fokus,” kata Founder of BacaCepat WBA Speed Reading, Drs Toha Maksum,, MMPd, Kamis (12/5/2016).

CEPAT: Para peserta saat praktek baca cepat.

CEPAT: Para peserta saat praktek baca cepat.

Secara lengkapnya tekhnik membaca cepat dengan meletakan tangan ditulisan merupakan dasar untuk bisa fokus dengan melibatkan keseluruan otak agar bisa menyimpan tulisan yang dibaca.
Keutungan dari pengikuti pelatihan baca cepat dan berhasil nantinya akan mendapatkan 10 keuntungan.

Pertama para pembaca bisa memiliki 20 kali lipat bisa membaca cepat. Dibandingkan bila biasanya seseorang membaca buku yang berisi 100 halaman dan bisa selesai dalam kurun berjam-jam, namun dengan metode Baca Cepat hanya dibutuhkan waktu hitungan menit saja.
Kedua bisa memahami lebih cepat karena mengunakan otak kanan dan kiri.

Keuntungan ketiga bisa fokus lebih besar karena tiap tulisan yang tidak dibaca tertutup tangan, dan berlanjut kebawah. Keempat dalam membaca bukan hanya melibatkan otak kiri namun keseluruhan otak ikut serta sehingga meningkatkan daya inggat.

Kelima kecerdasan meningkat setelah melakukan praktek belajar membaca secara cepat.
Keenam bagi para peserta nantinya bisa bisa percaya diri, karena dengan membaca cepat dipastikan ilmu yang diserapnya lebih banyak.

Ketujuh dengan belajar dan membaca dengan cepat dipastikan para peserta akan bisa mengutarakan pendapat dengan isi tulisan dalam buku. Dan yang ke delapan para pelajar khususnya akan menjadi senang untuk belajar.

Kesembilan dengan sendirinya bakat-bakat terpendam akan muncul dan terbiasa.
Dan terakhir sering melatihnya seluruh otak dalam membaca dan menghafal, maka dipastikan semua ilmu akan bisa muda terserap.

Saat dipertanyakan lebih lanjut sudah berapa peserta yang terdaftar di WBA Speed Reading dalam mengikuti program Baca Cepat. Toha memberikan keterangan sudah 900 orang yang mendaftar, dari total untuk peserta dominan adalah pelajar hingga 80%. Ditargetkan pada semester 1 akhir juni mendapatkan 1000 peserta, dan akan dilombakan speed Reading. (sumber  : kabarjawatimur.com)

Tinggalkan Balasan